Wednesday, April 30, 2008

SERVICE GARASI

Pada suatu malam, seorang pelayan bertubuh seksi dan berdada montok dipanggil oleh tuannya yang duda. Sang tuan berada dalam kamar tidurnya.

“Yem, apakah pintu dapur sudah ditutup?”

“Sudah, Tuan.”

“Pintu ruang tamu sudah ditutup?”

“Sudah, Tuan.”

“Pintu garasi sudah ditutup?”

“Sudah Tuan. Semua pintu sudah saya tutup, Tuan. Hanya satu pintu yang belum saya tutup, Tuan.”

“Pintu apa itu?.”

“Pintu `garasi` Tuan sendiri.Apakah perlu saya tutupkan sekarang, Tuan?.”

Sambil melirik reslithingnya yang belum tertutup, Sang Tuan menjawab, “Oo, yang ini nanti saja,setelah mobilnya kau service.”

TETANGGA DISURGA

Abu yazid Al Bustahami adalah seorang yang dikenal rajin bermunajat kepada Allah. Karena keinginannya masuk surga .hatinya senang, pikirannya seolah-olah melayang sampai kearasy Tuhan.

“inilah tempat Rasulullah, semoga aku kelak menjadi tetangganya disyurga”, bisik hati kecilnya. Ketika ia tersadar dari khayalannya, tiba-tiba datang suara menyeru.

Ada seorang hamba yang kelak akan menjadi tetanggamu disurga. Ia tinggal dinegri ini”, kata suara itu.

Terdorong hatinya untuk mencari sahabatnya yang kelak menjadi tetangganya disyurga. Abu yazid pergi mencari orang yang di sebutkan itu.ia berjalan kaki 100 fatsah hingga sampai kesebuah negeri tempat orang yang disebutkan itu.

Ketika ia akan menjumpai orang itu, seorang laki-laki menasehatinya. “Mengapa engkau mencari orang yang fasiq dan peminum arak itu. Padahal dari tanda-tanda didahimu kau adalah seorang yang shaleh”, ujarnya.

Mendengar nasehat itu,hati yazid jadi termangu .” jika demikian kamu suara yang menyuruhku saat aku bermunajat itu adalah suara syaitan. Mengapa kau harus menurutinya “. Bisiknya didalam hati.

Tetapi ketika dia akan melangkahkan kaki untuk kembali, hatinya kembali termenggu.” Aku datang jauh-jauh kemari untuk menemui orang itu, aku tak akan pulang sebelum bertemu orang itu “. Bisiknya dalam hati.

“Dimana orang itu “tanya yazid.

“Dia sekarang sedang mabuk-mabukan di tempat ini”. Ujar lelaki itu seraya menunjuk sebuah tempat.

Maka melangkahlah kaki yazid menemui orang yang disebutkan itu, ditempat itu ia menemukan 40 orang laki-laki yang sedang mabuk-mabukkan minum kahmr, sementara orang yang dicarinya itu tampak duduk diantara mereka.

Begitu melihat keadaan yang kontras dari apa yang disangkanya, Abu Yazid Al Busthami cepat membalikkan kaki hendak meninggalkan mereka, ia merasa kesal dan putus asa. Tetapi seseorang memanggilnya.

“Hai Abu Yazid, mengapa engkau tidak jadi masuk rumah ini. Bukankah engkau jauh-jauh datang kemari hanya karena ingin bertemu dengan ku ? katanya engkau mencari seorang tetanggamu disurga kelak?”. Ujar lelaki itu.

Mendengar ucapan orang tadi itu , hati Abu Yazid jadi masyqul.ia tak habis pikir bagaimana orang itu bisa mengetahui maksud kedatangannya, padahal ia belum menyampaikan isi hatinya.

Dalam keaadaan hati yang galau, Abu Yazid mulutnya seakan terkunci, tetapi ada pertentangan dalam hatinya.

“Sudahlah Abu Yazid, kau tak perlu banyak berpikir dan merasa heran. Yang datang menyuruhmu telah memberitahukan kedatanganmu padaku. Ayo masuklah kerumahku, duduklah barang sesaat”, ajak orang itu.

Dengan sedikit ragu Abu Yazid menurutinya masuk kedalam rumah dan duduk diantara mereka yang sedang mabuk-mabukan itu.

“Hai Abu Yazid, masuklah surga jangan cuman ingin enaknya sendiri. Itu bukan sifat utama dan mulia dari seorang laki-laki sepertimu. Dulu ada 80 orang fasik yang suka mabuk-mabukan seperti apa yang kau lihat ini. Kemudian aku berusaha membiarkan mereka agar bisa menjadi teman dan tetanggaku kelak disurga yang 40 sudah berhasil berhenti dari kefasikan dan kini tinggal 40 orang lagi. Inilah tugasmu membinanya untuk bertaubat agar bisa menjadi tetanggamu kelak disurga.”Kata orang itu

Bagai disambar petir hati Abu Yazid mendengar ucapan orang itu. Hati merasa terpanggil mengikuti jejak orang itu. Dia bertekat harus bisa menyadarkan 40 orang fasik itu sebagai tetangganya kelak disurga

Kepada 40 orang yang tengah mabuk-mabukan itu, lelaki itu kemudian memperkenalkan bahwa orang yang datang itu adalah Abu Yazi Al Busthami. Dia adalah sahabat mereka yang akan mengajak mereka bersama-sama menjadi penghuni surga dengan dakwah dan pembinaan khusus akhirnya 40 orang itu sadar dan bertaubat. mereka itulah tetangga Abu Yazid di surga kelak.

Sunday, April 27, 2008

ORANG YANG MEMILIKI SIFAT SHIDIQ

Saat berada didalam masjid, syaikh ibrahim al-khawwash bertemu dengan seorang pemuda yang sangat tampan. Pemuda itu berpakaian sangat indah, dan bau harum tubuhnya semerbak menusuk hidung.

Pemuda itu memasuki mesjid dengan sikapnya yang sangat hormat. Mencerminkan budi pekertinya sangat halus dan sopan.

“pemuda tampan ini seorang yahudi .” kata syaikh Ibrahim kepada sahabatnya seraya pandangannya diarahkan pada pemuda itu. Secara reflek sahabat syaikh Ibrahim itu juga menoleh.

Mendengar ucapan syaikh Ibrahim , para sahabatnya menunjukkan sikap kurang setuju, karena apa yang diucapkan syaikh Ibrahim itu terhadap seorang jemaah dimesjid.

Rupanya pemuda itu mendengar pembicaraan mereka . setelah syaikh Ibrahim pulang usai shalat, pemuda itu mendekati sahabat-sahabatnya.

“Apa kata syaikh Ibrahim tentang diriku?” Tanya pemuda itu.

Mendengar pertanyaan pemuda itu, para sahabat syaikh Ibrahim dan para jemaah lain enggan menjawab mereka memilih diam.

“Tak perlu takut, aku hanya ingin tau apa yang diucapkan syaikh Ibrahim tadi”, desak pemuda itu.

Akhirnya salah seorang diantara jemaah mengatakan terus terang.

“ Apakah apa yang dikatakan syaikh Ibrahim tadi benar, bahwa kau seorang yahudi.

Tiba-tiba orang tadi lari keluar tanpa menjawab pertanyaan jemaah tadi. Pemuda itu menyusul syaikh Ibrahim yang tengah berjalan menuju rumahnya, dengan mencium tangan syaikh Ibrahim pemuda itu menyatakan dirinya masuk islam.

Tentu saja syaikh Ibrahim menjadi heran dengan sikap pemuda itu , yang tiba-tiba menyatakan keinginannya masuk islam.

“ Apa yang mendorongmu sehingga secara mendadak kau ingin memeluk agama islam,” Tanya syaikh Ibrahim.

Kemudian pemuda itu menceritakan tentang isi kitab yang dimilikinya.

“ Dalam kitab itu dikatakan, firasat orang yang memiliki sifat shidiq tidak pernah meleset. Saya menguji kaum muslimin dengn menyamar sebagai jemaah mesjid. Orang shidiq(yang bisa dipercaya omongannya) pasti berbeda dikelompok orang muslim. Ternyata dugaanku memang benar, syaikh Ibrahim bisa mengenaliku dengan tepat . berarti anda orang yang shidiq, karena itulah aku masuk islam.”

*****

Friday, April 25, 2008

JANGAN REMEHKAN SI FAKIR

Ketika Syaikh Abu Muhammad usai mengerjakan shalat ashar disebuah mesjid, tiba-tiba datang seorang pemuda yang nampak kelelahan dengan rambutnya yang kusut.sepertinya seorang pemuda itu fakir.

Pemuda itu shalat disamping Syaikh Abu Muhammad,selesai shalat ashar,pemuda itu duduk bersedeku sambil menunggu magrib.ia menekukkan kepala diantara dua lututnya.

Usai shalat magrib berjama’ah, pemuda fakir itu kembali duduk seperti semula. Diundang makan.

“ Maukah kau ikut bersamaku menghadiri undangan baginda Raja?” kata Abu Muhammad kepada pemuda fakir itu.

“ Terima kasih. Aku tak ingin kesana, aku Cuma menginginkan surbanmu untuk kupakai menghangatkan tubuhku yang kedinginan,” jawab pemuda itu.

Mendengar permintaan pemuda itu, Syaikh Abu Muhammad mengerjitkan keningnya,kemudian pergi tanpa menghiraukannya.

Di istana Syaikh Abu Muhammad peseta makan sampai larut mala. Pikirannya tak ingat lagi pada pemuda fakir yang kedinginan dalam mesjid itu.

Sepulang dari istana raja, Syaikh Abu Muhammad kembali kemesjid. Ia melihat pemuda itu masih berada ditempatnya. Dengan duduk bersedeku tanpa selimut.

Tapi, sungguh tak berperasaan, Syaikh Abu Muhammad menggelar sajadahnya untuk tidur, yang tak jauh dari tempat duduk pemuda itu.

Dalam tidurnya, Syaikh Abu Muhammad mimpi bertemu rombongan Rasulullah dan para Nabi. Syaikh Abu Muhammad mendekati rombangan Rasulullah, kemudian mengucapkan salam. Tetapi Rasulullah memalingkan muka, tanda hatinya tak berkenan.

“ Wahai Rasulullah, apak dosaku hingga Rasulullah memalingkan muka dariku?” Tanya Syaikh Abu Muhammad.

“ Seorang fakir dari umatku telah meminta sesuatu darimu, tapi engkau tak menghiraukannya.” Jawab Rasulullah.

Mendengar ucapan demikian, Syaikh Abu Muhammad terbangun dari tidurnya dengan tubuh gemetar. Kemudian dicarinya pemuda fakir yang berada dimesjid itu. Terdengar suara langkah, tanda baru saja pemuda itu meninggalkan mesjid itu.

Syaikh Abu Muhammad mengejarnya seraya berteria-teriak memanggilnya.

“ Hai pemuda, berhantilah kau. Ini selimut yang kau pinta tadi. Sekarang kuberikan kepadamu,” teriak Syaikh Abu Muhammad.

Pemuda fakir itu menghentikan langkahnya, kemudian menoleh kearah Syaikh Abu Muhammad.

“ Ketiaka seorang fakir menginginkan sesuatu dari anda. Anda tak menghiraukannya. Dan anda baru memberi setelah diminta oleh 124 nabi. Sekarang aku tak membutuhkan lagi sesuatu darimu.” Kata pemuda itu seraya meninggalkan Syaikh Abu Muhammad yang berdiri terpaku ditempatnya, tak tahu. Apa yang harus dilakukan.

GANJARAN BAGI PENGHIANAT

Ketika terjadi perang salib, pasukan nasrani menyerbu tanah Arab. Pasukan Islam dipimpin oleh Sultan Salahuddin Al Ayubi. Sedangkan laskar Nasrani dibawah komando Richard si hati singa yang sangat kejam.

Dalam suatu penyerbuan yang licik, beberapa orang tentara Islam terjebak. Semuanya terbunuh terkecuali 3 orang. Mereka ditasngkap dan dihadapkan kepada Pangeran Richad.

“Kalia akan dibunuh mati!” teriak Pangeran Richard.

Ketiga tentara itu hanya diam, sepertinya tak gantar menghadapi gertakan itu. Dua diantaranya mereka berusia separoh umur dan seorang lagi masih kelihatan muda.

“Tinggal pilih, kalian ingin mati dengan cara mana? Digantung, disalip, atau dipancung!” kata Pangeran Richard lagi.

Kedua tentara Islam yang berusia sedikit tua itu akhirnya menjadi ketakutan mendengar ancaman hukuman yang nampak tidak main-main. Mereka kelihan pucat pasi mukanya, tubuhnya gemetar dan lunglai bertumpu diatas lututnya. Sedangkan seorang lagi yagn masih muda tampak tenang.

“Namun semua dapat diatur,” lanjut Pangeran Richard.

“Masih ada jalan untuk selamat bagi diri kalian. Kalian akan kubebaskan dan kuberi kesenangan serta harta kekayaan, tetapi dengan syarat kalian harus memeluk agama kami dan menjadi mata-mata tentara kami!”

“Hai anak muda,” teriak Pangeran Richard kepada tentara Islam yang masih muda itu.”Bagaimana dengan dirimu? Menurut kehendak kami dengan imbalan kesenangan dan kekayaan, atau memilih mati?”

Pemuda yang tangannya terbelenggu erat hanya menatap panglima Nasrani itu dan mulutnya mengucapkan “Allahu Akbar.” Sikap anak pemuda itu membuat Pangeran Richard murka. Dengan berteriak ia memanggil algojonya.

“Bangsat! Seret dia keluar dan cincang tubuhnya!”

Algojo yang tubuhnya tinggi besar, dengan kasar menyeret tubuh pemuda yang tak berdaya itu keluar. Dimasukkan tubuh pemuda itu kedalam sebuah tong kayu yagn bagian dalamnya dipasangi paku-paku.tong itu ditutup rapat-rapat, kemudian digulingkan dari atas bukit. Kedua kawannya disuruh menyaksikan jalanya hukuman mati itu.

Ketika tong yang berisi pemuda itu sampai didasar bukit dibuka.kedua kawannya memekik ngeri melihat keadaan anak muda itu.seluruh tubuhnya bersimbah darah dengan luka bagai dicabik-cabik.

“Sudah kau lihat nasib kawanmu itu?” Tanya Richard ketika kedua tentara Islam itu dihadapkan kepada dirinya.”Kau ingin seperti dia atau memilih kehidupan yang mulia?”

“Saya ingin hidup mulia,” jawab seorang diantara kedua tentara Islam yang sedikit lebih tua.

“Bagus! jadi kau mau menuruti permintaanku? Mau menjadi mata-mata kami?”

“Tidak!”

“Lho?!Lalu apa maksudmu?” teriak panglima Richard “Aku ingin hidup mulia disisi Allah. Allahu Akbar!”

“Tua bangka kurang ajar! Kau lihat saja nanti “ejek Panglima Richard dengan mata berapi-api.” Dan kau,yang satunya bagaimana keputusanmu?”

Tentara Islam yang satunya,yang berumur lebih tua dengan gemetar dan badannya membungkuk-bungkuk ketakutan maju kedepan

“Saya……..saya mohon ampun,Tuanku.Saya……..saya akan menuruti kehendak Tuanku.”

“Hahaha……Bagus…bagus” Richard sihati singa tertawa seraya memili-milin kumisnya.”Artinya kamu mau memeluk agama kami dan menjadi mata-mata tentara kami?”

“Benar Tuanku. Saya sebetulnya memeluk agama Islam hanya ikut-ikutan saja. Saya juga ikut berperang juga karena dipaksa.

“Betul demikian?”

“Betul, Tuanku”

Hati sang Pangeran Richard sangat girang mendengar jawaban itu. Kemudian ia berteriak

“Hai, Pengawal berikan dia pakaian yang bagus dan mulia sekarang ia kuangkat menjadi mata-mata kita.”

Pengawal itu maju kedepan.”Ampun Panglima. Sebelum diangkat menjadi bagian dari tentara kita. Apakah lebih baik kita uji kesetiaanya pada kita?”

“Apa maksudmu?”

“Dia harus berani membunuh kawannya sendiri untuk menguji kesetiaannya pada kita.”

“Hamba bersedia Tuanku. Hamba bersedia melakukannya”kata tentara Islam itu.

Maka pengawal itu membuka pengikatnya dan memberinya sebilah pedang. Dengan mata menjijikan penghianat itu mengambil pedang yagn disodorkan kepadanya. Dan dengan cepat dihujamkannya keperut kawannya sendiri,kemudian diulangnya berkali-kali. Gugurlah syahid itu dengan memekik”Allahu Akbar! Allahu Akbar!.”

Penghianat itu kemudian maju kedepan sambil tertawa sinis.”Percayakah Tuanku sekarang? Dan hamba kini menyatakan diri untuk menjadi pengikut Tuan.”

Richard si hati singga mengangguk-angguk kepala. Kemudian tertawa puas.

“Pengawal ajak dia ketempat perjamuan dan perlakukan dia dengan baik.”

“Sebentar Tuanku” sahut pengawalitu.”Tidak sepatutnya orang ini diberi penghormatan seperti itu.”

Penghianat itu menjadi kaget dengan ucapan itu

“Apa maksudmu?” Tanya Panglima Richard.”Bukankah dia telah melakukan tugasnya dengan baik?”

“Justru karena itulah kita harus berhati-hati,Tuanku,”Jawab pengawal itu.”Terhadap kawannya sendiri yang sudah lama bergaul cukup lama,dia tega berbuat kejam. Apalagi terhadap kita yagn baru dikenalnya. Hamba yakin suatu ketika dia pun pasti akan menghianati kita.”

Mendengar penjelasan pengawal itu, Panglima Richard mengkerutkan alisnya,lalu mengangguk-angguk.

“Ampun, Tuanku . hamba sekali-kali tidak akan berani melakukanitu….”ratap penghianat itu.

“Tuanku,Panglima….”kata pengawal itu lagi.”sifat khianat adalah sifat terlaknat. Kalau suatu hari ia diri dan dia membeberkan semua keadaan serta pertahanan kita kepada tentara Islam,apakah kita tidak akan hancur?”

“Lalu apa yang harus kita lakukan terhadap orang ini?” Tanya Panglima Richard

“Hukum dia dengan kejam,melebihi kematian kedua sahabatnya yagn kesatria itu”

“Algojo!” teriak Panglima Richard.”Masukkan penghianat ini kedalam kandang singa!”

Dengan meraung-raung minta ampun penghianat itu diseret kekandang singa. Dia menangis dan meratap untuk diampuni, tapi panglima Richard tak memperdulikannya. Sebentar kemudian terdengar raungan singa yagn diiringi jeritan memilukan. Tubuh penghianat itu tercabik-cabik oleh singa yang nampaknya sangat kelaparan.sengsara dia diDunia dan sengsara pula diAkhirat

Thursday, April 24, 2008

si cantik dari pedalaman


di sebuah desa yang terpencil hiduplah seorang gadis yang sangaaat cantik, namun sayang gadis tersebut bodoh.hingga

"MAAF KALO KURANG SOPAN "

"TAPI CERITA INI SANGAT LUCU DAN MENARIK"
suatu saat datanglah seorang pemuda yang kaya raya dengan menggunakan sepeda motor,dan ia tertarik pada gadis itu.akhirnya ia berbincang bincang.
"gadis": mas apa yang mas bawa dan mas tunggangi?
"pemuda":masa kamu gak tau sih!
"gadis":iya mas saya gak tau, soalnya didesa sini gak ada benda semacam ini.
"pemuda":mau tau?,ini namanya motor.
"gadis":ohhhhh!
keesokan harinya pemuda itu datang lagi dengan membawa mobil.
"gadis":mas apa lagi yang mas bawa?
"pemuda":ini namanya mobil.
"gadis":ohhhhhh, mobil.
karena pemuda itu sangat tertarik pada gadis itu maka si pemuda datang dengan membawa becak,dan ingin menipu gadis desa yang bodoh itu.
"gadis":mas apa lagi sih yang mas bawa?
"pemuda":mau tau?
"gadis":iya mas.
"pemuda":sepoooong dulu!
"akhirnya gadis yang bodoh dan lugu itu menyepong alat vital sipemuda, dan si pemudapun meresapi nikamat yang luar biasa."

Wednesday, April 23, 2008

"Mengatasi DBD"

Di zaman sekarang kita harus waspada terhadap segala bentuk penyakit.....di daerah kumuh yg kini tempat saya tinggal sering sekali keluarga saya terkena penyakit.....terutama adik saya yg di bawah umur 10 tahun....dan ketika datang musim hujan.....di daerah saya pasti akan tergenang air...dan wabah penyakit mulai menyerang.....yg paling berbahaya penyakit demam berdarah......pernah pada tahun 2000 lalu adik kami yg masih berusia 6 th terserang penyakit DBD....dan itu sampai merenggut nyawa adik saya...Yah apa boleh buat kami tak mampu manahan / merubah kenyataan ini.....Sampai akhirnya saya dapat mengatasi hal-2 tersebut.....
Wartawan...:" Terus apa yang kamu lakukan dengan hal tersebut..... sampai-2 semua orang menjuluki kamu Pahlawan DBD....dengan cara apa sehingga nyamuk bisa kamu basmi...????
Saya..:" Yah dengan pengetahuan saya...saja...tanpa bantuan dokter....!!
Wartawan....:" Apa itu ..???
Saya....:" Cukup dengan Lada....(bumbu masak)...!!!
Wartawan....:" Ohhhh....kok bisa...caranya gimana.....?????
Saya.....:" Yahh mudah....Caranya...kita harus menangkap nyamuk tersebut....lalu kita masukkan sebutir lada kedalam mulutnya...pasti nyamukya mati.....boleh di buktikan ko...???
Wartawan....:" oooooooooooooooo...bisa yah????????